Friday 30 October 2015

Tata Nama dan Bilangan Oksidasi




Bilangan oksidasi menyatakan banyaknya elektron dari suatu atom yang terlibat dalam pembentukan ikatan. Bilangan oksidasi ini dikenal juga sebagai valensi. Bilangan oksidasi juga menunjukkan muatan suatu ion dalam senyawa. Bilangan oksidasi yang benar adalah yang sesuai dengan aturan yang lebih dahulu dari enam aturan berikut:
  1. Atom atau unsur bebas, bilangan oksidasinya = 0
  2. Dalam suatu molekul senyawa atau satuan rumus kimia, jumlah bilangan
    oksidasi semua atom adalah = 0, sedangkan dalam sebuah ion, jumlah bilangan
    oksidasinya = muatan ion.
  3. Dalam senyawanya, logam alkali (IA) bilangan oksidasinya = + 1, dan logam
    alkali tanah (IIA) bilangan oksidasinya = + 2.
  4. Dalam senyawanya, bilangan oksidasi H = + 1, dan bilangan oksidasi F = 1.
  5. Dalam senyawanya, bilangan oksidasi O = 2.
  6. Dalam senyawa biner dengan logam, golongan VIIA bilangan oksidasinya =
    1, golongan VIA bilangan oksidasinya = 2, dan golongan VA bilangan
    oksidasinya = 3.
Contoh:
Dalam HCl Dalam LiH Dalam NO Dalam NO2 Dalam NH3
: H = + 1, Cl = 1 : Li = + 1, H = 1 : N = + 2, O = 2 : N = + 4, O = 2 : N = 3, H = + 1

Penamaan Senyawa Biner Ionik
Sistem STOCK: nama logam + (bilangan oksidasi dengan angka romawi) + nama non logam
Sistem akhiran: nama logam + akhiran _o atau _i + nama non logam Akhiran _o untuk bilangan oksidasi yang lebih besar, dan akhiran _i untuk bilangan oksidasi yang lebih kecil.

Contoh: FeO = besi (II) oksida Fe2O3 = besi (III) oksida

Penamaan Senyawa Biner Kovalen
= ferro oksida = ferri oksida
Sistem STOCK: nama non logam positip
romawi) + nama non logam negatif

Sistem awalan: awalan sesuai jumlah atom. Mono di depan tidak perlu disebut. Contoh: CO2 =karbon(IV)oksida =karbondioksida
CO = karbon (II) oksida = karbon monoksida

Penamaan Senyawa Garam
Nama kation + nama anion
Contoh: NaCl = natrium klorida

+ (bilangan oksidasi dengan angka


Na2SO4 = natrium sulfat

Penamaan Senyawa Garam Asam
H dibaca hidrogen atau hidro dan diberi awalan. Awalan mono tidak perlu disebut. Contoh: CaHPO4 = kalsium hidrogen fosfat = kalsium hidrofosfat
KH2PO4 = kalium dihidrogen fosfat = kalsium dihidrofosfat

Penamaan Senyawa Garam Basa
OH dibaca hidroksi dan diberi awalan. Awalan mono tidak perlu disebut. Contoh: Cu(OH)Cl = tembaga hidroksi klorida
Al(OH) 2Cl = aluminium dihidroksi klorida

Penamaan Senyawa Garam Rangkap
Nama kation pertama + nama kation kedua + nama anion + hidrat diberi awalan
Contoh: Al2(SO4)
3.MgSO4.8H2O = aluminium magnesium sulfat okta
hidrat.

Penamaan Senyawa Garam Kompleks Kation
Nama ligan diberi awalan + nama kation pusat + nama anion
Contoh: [Pt(NH3)
4Cl2]SO4 = tetraminadikloroplatinum(IV)sulfat
Penamaan Senyawa Garam Kompleks Anion
Nama kation + nama ligan diberi awalan + nama kation pusat + akhiran _at Contoh: K4[Fe(CN) 4] = kaliumtetrasianoferat(II)
SOAL LATIHAN
Beri nama senyawa berikut sesuai dengan aturan penamaan yang baku 1. Hg2Cl2
2. P2O5
3. Al(OH)2Cl

4. BaSO4.K2SO4.8H2O 5. K3[Cu(CN)6]
6. K2[Cd(CN)4]
7. K3[Ag(S2O3)2]

8. K[Ag(CN)2]
9. [Ni(NH3)6]Cl2
10. [Cr(H2O)4Cl2]Cl 11. [Ag(NH3)2]Cl
12. [Cu(NH3)4]SO4 13. [Cr (H2O)4 Cl2] Cl





Bagikan

Jangan lewatkan

Tata Nama dan Bilangan Oksidasi
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.